- Artikel dan rangkuman Ekonomi X SMA tentang Faktor yang Mempengaruhi Elastisitas Penawaran , bisa dibaca disini
Minggu, 21 April 2013
MATERI EKONOMI SMA
Biodata
Nama : Ratna Permata Sari
Domisili : Tegal
Lahir : 1989
Pendidikan Terakhir : S1 Pendidikan Ekonomi
Universitas Negeri Semarang
Jumat, 12 April 2013
semua tentang pendidikan
butuh info tentang pendidikan di Indonesia? metode pembelajaran? kurikulum? jurnal pendidikan?
monggoooh........ sareng-sareng dibuka...
klik disini
monggoooh........ sareng-sareng dibuka...
klik disini
PARADIGMA PENDIDIKAN MASA DEPAN
Pembangunan
merupakan proses yang berkesinambungan yang mencakup seluruh aspek kehidupan
masyarakat, termasuk aspek sosial, ekonomi, politik dan kultural, dengan tujuan
utama meningkatkan kesejahteraan warga bangsa secara keseluruhan. Dalam proses
pembangunan tersebut peranan pendidikan amatlah strategis.
Berkaitan dengan peranan pendidikan dalam pembangunan nasional muncul dua paradigma yang menjadi kiblat bagi pengambil kebijakan dalam pengembangan kebijakan pendidikan: Paradigma Fungsional dan paradigma Sosialisasi.
- Paradigma fungsional melihat bahwa keterbelakangan dan kemiskinan dikarenakan masyarakat tidak mempunyai cukup penduduk yang memiliki pengetahuan, kemampuan dan sikap modern. Menurut pengalaman masyarakat di Barat, lembaga pendidikan formal sistem persekolahan merupakan lembaga utama mengembangkan pengetahuan, melatih kemampuan dan keahlian, dan menanamkan sikap modern para individu yang diperlukan dalam proses pembangunan. Bukti-bukti menunjukkan adanya kaitan yang erat antara pendidikan formal seseorang dan partisipasinya dalam pembangunan. Perkembangan lebih lanjut muncul, tesis Human lnvestmen, yang menyatakan bahwa investasi dalam diri manusia lebih menguntungkan, memiliki economic rate of return yang lebih tinggi dibandingkan dengan investasi dalam bidang fisik.
- Sejalan dengan paradigma Fungsional, paradigma Sosialisasi melihat peranan pendidikan dalam pembangunan adalah: a) mengembangkan kompetensi individu, b) kompetensi yang lebih tinggi tersebut diperlukan untuk meningkatkan produktivitas, dan c) secara urnum, meningkatkan kemampuan warga masyarakat dan semakin banyaknya warga masyarakat yang memiliki kemampuan akan meningkatkan kehidupan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, berdasarkan paradigma sosialisasi ini, pendidikan harus diperluas secara besar-besaran dan menyeluruh, kalau suatu bangsa menginginkan kemajuan.
Pertanyaan yang muncul dari argumen di atas adalah..
Peranan Pendidikan = MITOS / REALITAS ???
dengan kalimat yang lebih sederhana ..
orang miskin disebabkan karena rendahnya pendidikan yang dia miliki, sehingga dia tidak bisa memperoleh kehidupan yang layak..
sedangkan, bagaimana jika dari awal dia memang terlahir sebagai manusia dengan keterbatasan ekonomi??? adilkan jika pendidikan dasar yang dari jaman orde baru dicanangkan, hingga era reformasi,, bahkan hingga detik ini hal tersebut belum dapat terelisasi??
ironis..
paradigma pendidikan di negeri yang notabene pernah dimintai tolong oleh negara tetangga karena dianggap memiliki sitem pendidikan yang mumpuni..
sederhana..
dengan tubuh besar yang dimiliki,,,
kuku tanjam sebagai senjata,,
gigi dan taring nya..
siapa sangka...dia pemakan bambu..
simple..
tidur di atas pohon..
sederhana..
sesuatu yang jarang dimiliki manusia..
sederhana,,
ingin bahagia? sederhanalah dalam menjalani hidup..
dengan sederhana kita belajar bersyukur..
sederhana,,ya..kata sederhana ternyata tidak sesederhana ketika diucapkan..
sulit mendapati dan menjiwai hidup dan hati yang sederhana..
Panda
Hitam Putih..
bagai Yin dan Yang..
baik -buruk..
laki laki- perempuan..
bumi - langit
setia - ingkar
jujur - bohong
semua di dunia diciptakan berpasangan...
namun semua juga berlawanan..
bagai warna tubuh panda,,
sesuatu yang berlawanan dan bertolak belakang itu
bisa dijadikan sebagai mahakarya yang indah
ketika
menjadi
satu kesatuan...
Langganan:
Postingan (Atom)




